Menanggapi hal tersebut, Wahyu mengungkapkan, jika el-nino nanti terjadi secara berkepanjangan, maka bisa saja Bulog membutuhkan tambahan permodalan. Akan tetapi, sejauh ini, dia meyakini stok beras masih cukup, sehingga belum membutuhkan dana lebih untuk hal tersebut.
"Di Bulog mah banyak. Untuk komersil saja kita standby di BRI ada Rp8 triliun. Pengadaan PSO enggak kurang dari Rp20 triliun, jadi masih banyak," jelas dia.
Banyaknya dana di Bulog, lanjutnya, berasal dari Penyertaan Modal Negara (PMN) dan juga pembiayaan yang berasal dari bank. Namun, PMN sebesar Rp3 triliun merupakan dana yang akan digunakan untuk infrastruktur, di luar pengadaan beras.
"Sebetulnya cukup untuk pengadaan di Bulog kan kita punya pembiayaan termasuk dari pinjaman bank kan cukup sebenarnya," tandas dia.
(Fakhri Rezy)