"Enggak, enggak ada," cetus Rizal di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/9/2015).
Menurut Rizal, pertemuan tersebut lebih membahas bagaimana menyatukan semua komponen bangsa, mulai dari kalangan pebisnis agar sama-sama meningkatkan ekspor Indonesia, meningkatkan investasi dan jumlah hingga kualitas wisatawan ke Indonesia.
"Kita perlu langkah-langkah terobosan supaya ekonominya cepat pulih dan kembali membaik dan itu tidak bisa dilepaskan dengan upaya untuk merangkul semua kekuatan ekonomi dan bisnis di Indonesia. Itu saja," sebutnya.
Rizal berdalih, kebijakan ini berbeda dengan paket kebijakan ekonomi yang akan diumumkan Presiden Jokowi dalam waktu dekat.
"Nanti pada waktunya akan diumumkan oleh Presiden," tukasnya.
(Rizkie Fauzian)