Jokowi Tak Pernah Minta Rizal Ramli Turunkan Target Listrik

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Kamis 10 September 2015 17:08 WIB
Ilustrasi listrik. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki menyatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak pernah meminta Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli untuk menurunkan target proyek pembangunan pembangkit listrik 35 ribu megawatt (mw) menjadi 16 ribu mw.

"Itu suatu kebutuhan yang sudah kita perkirakan dari keterlambatan pembangunan infrastruktur di bidang energi dan kebutuhan di masa depan. Sebelum 2019 itu memang kita harus betul-betul siapkan, sebelum krisis energi itu terjadi," kata Teten di Istana Negara, Jakarta, Kamis (10/9/2015).

Menurut Teten, jika krisis energi ini terjadi pada 2019 akan membuat ratusan juta masyarakat Indonesia terganggu, khususnya untuk kebutuhan rumah tangga dan pengembangan industri.

"Kalau krisis energi terjadi, ini kebutuhan rumah tangga terganggu, listrik byar pet, apalagi industri. Karena 1 persen pertumbuhan ekonomi itu kan listriknya 1,2-1,5 persen harus lebih tinggi dari pertumbuhan industri yang kita canangkan," jelasnya.

Kendati demikian, Teten mengakui dalam mencapai target proyek pembangunan pembangkit listrik 35 ribu mw akan cukup sulit, namun sudah diantisipasi dengan berbagai langkah kebijakan.

"Nanti apakah akan terjangkau, itu tadi, sekarang yang dipersiapkan pemerintah itu yakni deregulasi berbagai izin-izin yang sulit yang jadi hambatan utama, termasuk penyediaan lahan," tukasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya