Sudah Raih Rp2 T, Geo Dipa Energi Minta Lagi 'Subsidi' Rp660 Miliar

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Kamis 08 Oktober 2015 13:57 WIB
Ilustrasi: Reuters
Share :

JAKARTA - Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp660 miliar untuk PT Geo Dipa Energi (Persero) dipertanyakan. Padahal, pada APBN-P 2015, Geo Dipa Energi sudah disuntik PMN sebesar Rp2 triliun.

Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) M Misbakhun menuturkan, cukup banyak BUMN di bawah Kementerian Keuangan yang meminta PMN sangat besar di RAPBN 2016. Padahal, kalau dilihat dari sisi kinerja, patut diberikan pertanyaan.

"Mengenai Geo Dipa tadi. Saya kaget operasional masih merugi dalam jumlah besar. Geo Dipa juga masih operate power plant itu sendiri," papar Misbakhun saat rapat kerja (raker) Komisi IX membahas PMN untuk BUMN di bawah lingkungan Kementerian Keuangan, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (8/10/2015).

Dua mempertanyakan, mengenai Geo Dipa Energi yang mengoperasikan sendiri power plant panas bumi. Dirinya menilai, seharusnya tugas Geo Dipa tidak perlu langsung menangani sendiri power plant tersebut.

"Apa itu enggak cukup jauh kita masuk. Kan ada PT PLN, swasta juga banyak. Lalu kenapa pilih perpanjangan pemerintah begitu aktif. Walaupun swasta pun akan mikir-mikir untuk operasi power plant panas bumi," sebutnya.

Dirinya pun memandang bahwa Geo Dipa Energi tidak mempunyai planning rancangan kerja sampai jauh ke depan.

"Saya tidak melihat sebuah planning sampai jauh ke depan. Saya tidak melihat visioner dalam mengelola geotermal di Indonesia," paparnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya