DEPOK - Adanya sistem baru dalam pemesanan BBM jenis premium di tingkat SPBU membuat pengiriman pasokan ke Depok sedikit tersendat. Hiswana Migas Kota Depok menegaskan hal itu saat ini sudah dapat tertangani.
"Pasokan memang sedikit tersendat. Sistem baru saat ini berpengaruh sedikit ke kelancaran premium. Sistem baru sedang ditata," kata Ketua Hiswana Migas Kota Depok Athar Susanto, Sabtu (5/12/2015).
Ia menambahkan sistem pemesanan saat ini menggunakan sistem ritasi. Menurutnya tak ada dampak dalam pemenuhan pasokan, hanya saja ada keterlambatan beberapa jam dalam pengiriman.
"Pakai ritasi, kalau dulu kan siapa SBPU setor bisa langsung dikirim. Sekarang lebih teratur dalam pemesanan. Minggu depan sudah normal. Hanya terlambat beberapa jam," jelasnya.
Untuk stok akhir tahun, Athar menjelaskan akan ada tambahan pasokan 10 persen. Rata - rata kebutuhan premium per bulan di Depok yakni sebanyak 20 ton per hari.
"Setiap tahun di akhir tahun kami rutin ada 10 persen tambahan stok," tutupnya.
(Widi Agustian)