Gunakan Anyaman Bambu di Rumah, Berikut Ini Filosofinya

Dedy Afrianto, Jurnalis
Minggu 31 Januari 2016 06:14 WIB
Ilustrasi
Share :

JAKARTA – Penggunaan anyaman bambu untuk properti kini banyak digemari masyarakat Indonesia. Konsep 'kembali ke masa lalu' dianggap sebagai alternatif di tengah perkembangan dunia properti Tanah Air.

Menurut pengusaha produk anyaman bambu Ully Hermono, saat ini banyak masyarakat yang semakin menggemari anyaman bambu sebagai salah satu pilihan alternatif. Anyaman bambu pun hingga kini tak kehilangan pamornya di tengah-tengah masyarakat.

"Kembali ke masa lalu. Indonesia itu kaya, banyak keunikan. Kini anyaman bambu menjadi salah satu pilihan favorit masyarkat Indonesia," ujar Ully saat berbincang dengan Okezone, belum lama ini.

Menurut Ully, anyaman memiliki filosofi tersendiri yang selama ini melekat sebagai salah satu kebudayaan Indonesia. Namun kini banyak masyarakat yang tidak mengetahui filosofi anyaman yang merupakan kebudayaan asli masyarakat Indonesia.

"Anyaman itu kan banyak. Ada pandan, bambu, alang-alang. Itu ada filosofinya, yaitu mempererat tali persaudaraan. Anyaman itu kan saling mempererat," ujar Ully yang mengaku hanya menjual barang jadi hasil buatan perajin anyaman bambu.

Sekadar diketahui, anyaman bambu merupakan salah satu kebudayaan asli Indonesia yang telah ada sejak zaman neolithikum. Anyaman ini kemudian semakin berkembang pada zaman kerajaan dan diproduksi oleh masyarakat di luar lingkungan istana kerajaan. Saat kini, anyaman masih menjadi primadona hingga menjadi oleh-oleh khas Indonesia yang dimodifikasi dalam berbagi bentuk.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya