"Oleh karena itu, mari kita lihat sisi positifnya. Semua negara ASEAN ingin melaksanakan perbaikan untuk mencapai kondisi sejahtera bersama-sama," ujar Theresia.
Menurutnya, slogan One Vision, One Identity dan One Community adalah landasan kuat kerjasama ini, dan seharusnya tidak menimbulkan kekhawatiran akan persaingan dalam MEA. Jika tidak memiliki kelemahan, tentu tidak akan khawatir. Salah satu cara menghadapi MEA adalah dengan membenahi kelemahan tersebut.
Ia menambahkan, Bappenas dan Kementerian Perdagangan juga sudah membentuk AEC (Asean Economic Community) Center sebagai pusat layanan informasi mengenai MEA. Selain itu dapat pula diakses melalui web www.aeccenter.kemendag.go.id dan media sosial. Pemerintah ingin mensosialisasikan dan memberikan edukasi dengan jangkauan yang lebih luas tentang MEA.
Ke depan, Bappenas memiliki rencana untuk mereplikasi AEC Center ini ke beberapa provinsi dengan bekerjasama dengan Pemda untuk memperluas informasi mengenai MEA.(rai)
(Rani Hardjanti)