JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, sejak awal menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia hingga saat ini tidak pernah disajikan data-data hasil sensus di semua sektor yang hasilnya akurat dan sesuai dengan data yang berada di lapangan.
Jokowi mencontohkan, seperti pada saat meminta data kemiskinan, hampir beberapa kementerian dan lembaga memiliki data-data yang satu sama lain berbeda-beda hasilnya. [Baca juga: Mensos yakin 2025 RI bebas orang miskin]
"Dari sejak masuk istana sampai sekarang kalau saya ingin misalnya data kemiskinan, Kemenkes ada, Kemensos ada, BPS ada, datanya? Berbeda-beda," kata Jokowi di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (26/4/2016).