JAKARTA - Jepang menjadi negara yang memberikan pinjaman bilateral paling besar ke pemerintah Indonesia. Tercatat, utang yang diberikan Jepang per April 2016 sebesar Rp226,56 triliun.
Melansir situs resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rabu (25/5/2016), total utang yang diberikan Jepang ke Indonesia per April 2016 meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp213,31 triliun menjadi Rp226,56 triliun atau 6,9 persen dari total utang pemerintah Rp3.279,28 triliun.
Pemberi utang terbesar selanjutnya berasal dari Prancis Rp25,53 triliun atau 0,8 persen, disusul Jerman Rp21,71 triliun, Korea Selatan sebesar Rp19,74 triliun, China Rp11,98 triliun, Amerika Serikat Rp10,72 triliun, Australia Rp7,85 triliun, Spanyol Rp3,84 triliun, Rusia Rp3,52 triliun, Inggris Rp3,42 triliun dan negara lainnya Rp12,43 triliun.
[Baca juga: Cari Utang Rp12 Triliun, Pemerintah Lelang 4 SUN]
Sementara itu, utang multilateral terbesar berasal dari World Bank sebesar Rp218,86 triliun atau 6,7 persen, disusul ADB Rp118,68 triliun, IDB Rp9 triliun, IFAD Rp2,16 triliun, EIB Rp0,36 triliun dan NIB Rp0,21 triliun.
Sekadar informasi, total utang Pemerintah Indonesia pada April 2016 ini mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya menjadi Rp3.279,28 triliun. Angka ini naik dari Maret 2016 sebesar Rp3.236,61 triliun.
(Raisa Adila)