Kebutuhan Gipsum di Indonesia Masih Tinggi

Fhirlian Rizqi Utama, Jurnalis
Kamis 21 Juli 2016 14:17 WIB
Foto: amafcodubai
Share :

JAKARTA - Potensi penjualan gipsum di Indonesia terbilang masih tinggi menyusul akan terus bertumbuhnya pembangunan proyek-proyek properti seperti apartemen maupun perkantoran.

Managing Director PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia Hantarman Budiono mengatakan, potensi kenaikan penjualan gipsum di Indonesia masih terbuka, terlebih dengan jumlah penduduk Indonesia sebanyak 260 juta orang. (Baca juga: Gypsum Lebih Ringan dari Dinding Bata)

"Sedangkan penggunaan gipsum di Indonesia masih sekira 100 juta meter persegi per tahun," kata Hantarman dalam sambutan media workshop Gyproc Drywall System, Kamis (21/7/2016), di Jakarta.

Hantarman mengatakan, gipsum atau yang dikenal juga dengan drywall dinilai mampu menjawab akan kebutuhan akan material bahan bangunan yang efisien dan ramah lingkungan. (Baca juga: Gypsum Kurang Diminati di RI Dibanding Negara Maju)

"Gipsum banyak digunakan untuk plafon dan partisi atau dinding khususnya pada bangunan apartemen, perkantoran, dan hotel. Ini akan berkontribusi besar dalam pertumbuhan industri properti dan konstruksi," tuturnya.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya