Penjualan Rumah Kuartal II-2016 Merosot 13,3%

Fhirlian Rizqi Utama, Jurnalis
Jum'at 22 Juli 2016 10:54 WIB
Ilustrasi: Shutterstock
Share :

JAKARTA - Nilai penjualan proyek-proyek perumahan di kuartal II-2016 masih mengalami tekanan dan kembali menurun dibandingkan kuartal sebelumnya.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Indonesia Property Watch (IPW) pada proyek perumahan di Jabodetabek dan Banten, nilai penjualan di kuartal II-2016 menurun sebesar 13,3 persen dibandingkan kuartal sebelumnya menjadi sebesar Rp1.08 triliun. (Baca juga: Urbanisasi Bisa Jadi 'Berkah' Bagi Pasar Perumahan)

Menurut Direktur Eksekutif IPW Ali Tranghanda, nilai tersebut lebih rendah 49,82 persen dibandingkan kuartal yang sama tahun 2015. Demikian seperti dikutip pada laman resmi IPW, Jumat (22/7/2016).

"Pertumbuhan tertinggi secara kuartalan berada di wilayah Bekasi 45 persen diikuti Depok, Tangerang, dan Serang, masing-masing sebesar 12,3 persen, 11,9 persen, dan 8,6 persen. Sedangkan penurunan penjualan terbesar terjadi di wilayah Cilegon, Jakarta, dan Bogor, masing-masing turun 69,1 persen, 65,6 persen, dan 42,8 persen," tulis Ali dalam risetnya. (Baca juga: Penyebab Backlog Bukan soal Pasokan Rumah)

 

Ali melanjutkan, meskipun pertumbuhan nilai penjualan wilayah Bekasi lebih tinggi dibandingkan wilayah lain, namun dari besarnya nilai penjualan masih lebih rendah dibandingkan wilayah Bogor yang berkontribusi 22,7 persen dari total nilai penjualan yang ada, sedangkan Bekasi mewakili 22,2 persen dari total penjualan.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya