Menurutnya, pemangkasan anggaran akan membuat tekanan pemerintah untuk mengejar pendapatan berkurang. Dia menilai, tekanan pendapatan yang tinggi bisa menjadi beban ekonomi.
Sehingga dia menilai, langkah pemotongan anggaran sebesar Rp133 triliun merupakan keputusan yang bijaksana.
"Dalam kondisi dunia yang agak lemah seperti sekarang, saya rasa keputusan memotong belanja adalah yang bijaksana," tambah dia.
(Fakhri Rezy)