Pada kesempatan yang sama, Dirut INCF Sujaka Lays mengatakan saat ini perseroan bergerak di bidang pengolahan karet alam. Bahkan, Indonesia adalah negara produsen karet alam terbesar kedua setelah Thailand.
"Jadi saya yakin dunia industri ini dapat tumbuh berkembang pesat," tuturnya.
Sebagai informasi, proses relisting INCF telah disetujui oleh manajemen bursa. Realisasi relisting saham INCF pada 6 September 2016. Harga saham pada saat relisting sebesar Rp123 per saham. Total saham sebanyak 1,438 miliar saham, terdiri dari saham Seri A sebanyak 61,32 juta saham, sedangkan saham Seri B sebanyak 1,37 miliar saham.
(Dani Jumadil Akhir)