Asbisindo Usulkan Perubahan Utang bagi Emiten Syariah

Danang Sugianto, Jurnalis
Senin 21 November 2016 16:24 WIB
Ilustrasi pasar modal. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) mengusulkan sedikit perubahan dari persyaratan penetapan saham syariah khususnya dari kriterial finansial dari emiten syariah.

Ketua II Pengembangan Bisnis Asbisindo Imam T Saptono menjelaskan, dalam persyaratan penentuan saham syarah di kriteria rasio finansial, perseroan tidak boleh memiliki utang lebih dari 45% dan pendapatan non halal harus di bawah 10%.

"Jadi bukan ditransaksi (usulannya), tapi misalnya maksimum leverage 45% utang bank yang notabennya bank konvensional yang basisnya riba," tuturnya di Tempo Pavilion, Jakarta, Senin (21/11/2016).

Asbisindo mengusulkan agar persyaratan utang maksimum 45% tersebut sebagian besar bisa dikontribusikan dari perbankan syariah. Hal itu agar lebih memastikan bahwa imbal hasil (return) dari investasi saham syariah benar-benar halal.

"Ini potensinya besar karena transaksi di BEI semua saham syariah sudah berkontribusi sudah lebih dari 50%. Jadi kalau mau mengklaim saham halal seharusnya banknya juga harus bersertifikat halal. Itu wajar," imbuhnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya