Menurut Sri Rawati awalnya ide pembuatan tas dari bahan daur ulang tersebut berawal melihat orang memakai tas tersebut terlihat unik dan cantik,sempat menanyakan dimana dibelinya dan dibuat.
“Dari situlah kami mulai coba-coba untuk membuat bersama teman-teman sambil mengisi waktu luang,bersama teman-teman kita sudah satu tahun membuat tas dari bahan daur ulang,dan sudah banyak yang memesan tas tersebut,” ujar Sri yang juga pengrajin daur ulang.
Dirinya mengatakn, bahan daur ulang tersebut kami dapatkan dari masyarakat sekitar mengumpulkan yang mengetahui kalau kami membuat tas menggunakan daur ulang,terkadang dibeli dan dikasih.
Jadi bagi anda yang biasanya membuang sampah plastik yang diangap tidak berguna, apakah tidak mencoba seperti kaum ibu ini, yang mampu berkreasi dengan daur ulang sampah yang mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah sambil membantu perekonomian keluarga.
(Fakhri Rezy)