JAKARTA - Tren positif di pasar modal Indonesia diperkirakan sudah memudar. Tercermin dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang cenderung tertekan pada perdagangan kemarin meski berakhir di zona hijau.
Menurut Analis Bahana Securities Muhammad Wafi, tekanan pada IHSG kemarin merupakan awal dari terbentuknya tren negatif.
"Secara teknikal, indeks naik namun dengan bearish candle dan volume rendah serta menunjukkan potensial koreksi. Stochastic overbought sementara RSI berpeluang deathcross dan MACD flat," terangnya dalam riset, Rabu (7/12/2016).
Para pelaku pasar sepertinya sudah mulai mengambil keuntungan dari kenaikan IHSG beberapa hari sebelumnya. Investor asing juga melakukan penjualan dengan catatan net sell di pasar reguler sebesar Rp289,2 miliar.
Wafi memprediksi laju IHSG hari ini akan berada di jalur merah dengan perkiraan support pada level 5.250 dan resistance 5.300.
"IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung melemah dengan saham-saham yang dapat diperhatikan BBTN, INCO, ASII, UNTR, GGRM, dan CPIN," tukasnya. (kmj)
(Rani Hardjanti)