Hasil rekomendasi menyatakan bahwa 13 sekolah tersebut membutuhkan sebanyak 101 ruangan kelas belajar (RKB) sementara, sambil menunggu perbaikan maupun pembangunan ruangan kelas permanen.
Danis mengungkapkan bahwa untuk pembangunan sekolah sementara ini ditargetkan dapat selesai pada akhir Januari atau paling lama sampai pertengahan Februari 2017, selanjutnya dilaksanakan pembangunan kelas permanen, bahkan di beberapa lokasi bisa dilakukan secara paralel dengan verifikasi teknis sekolah lainnya.
"Kegiatan belajar di sekolah akan dimulai pada awal Januari, mungkin belum selesai semuanya oleh sebab itu kami mohon bantuan BNPB untuk menyiapkan bantuan berupa tenda darurat agar anak-anak tetap bisa sekolah", tambah Danis.
(Rizkie Fauzian)