Pemkot Surabaya menargetkan pada 2021 Kota Pahlawan terbebas dari rumah kumuh. Pada 2017 ini pemkot akan memperbaiki sekira 1.000 unit rumah kumuh.
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Apersi Jatim Soepratno menuturkan, untuk membangun rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sudah tak bisa dilakukan sebab harga tanah begitu melambung tinggi sehingga sekarang tidak ada lagi rumah tapak yang dibangun untuk MBR di Surabaya.
“Pengembang sulit membangun rumah kalau membeli lahannya saja sudah tak mampu,” ujarnya.
Makanya, pembangunan rumah bagi MBR ada di luar Surabaya seperti Gresik, Lamongan, Tuban, Sidoarjo, maupun Pasuruan sebab harga tanah di sana masih memungkinkan untuk masyarakat miskin dalam membeli rumah.
(Raisa Adila)