JAKARTA - Saudi Arabian Oil Co atau Aramco tengah menjadi pusat perhatian investor. Pasalnya, produsen minyak tersebut dikabarkan akan melakukan aksi korporasi yakni menerbitkan obligasi sebelum initial public offering (IPO).
Informasi yang berhembus, Aramco tengah mempersiapkan penerbitan obligasi USD2 miliar. Menurut orang yang mengetahui transaksi tersebut, penerbitan obligasi merupakan langkah pertama dari rencana raksasa energi untuk memasuki pasar modal.
Saudi Aramco, akan menjual obligasi syariah atau sukuk, pada awal kuartal kedua.
"Mereka go public tahun depan dan akan mengungkapkan tentang audit keuangan mereka. Pilihan terbaik bagi Aramco adalah untuk mengumpulkan uang melalui efek beragun aset seperti sukuk," kata analis independen Mohamed Ramady mengomentari isu tersebut.