nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Investasi Raja Arab Lebih Besar ke China, Presiden Soroti Kepastian Hukum

Rikhi Ferdian, Jurnalis · Sabtu 15 April 2017 16:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 04 15 320 1668322 investasi-raja-arab-lebih-besar-ke-china-presiden-soroti-kepastian-hukum-LtV4NAqmjB.jpg Presiden Joko Widodo. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo menceritakan kekecewaannya kepada Raja Arab, yang beberapa waktu lalu berkunjung ke Indonesia. Jokowi telah melayani dengan baik ketika rombongan Raja Arab beserta pangeran, demi ‘ucapan terima kasih’ telah berinvestasi ke Indonesia sebesar Rp89 triliun.

Namun, setelah dia mengetahui bahwa investasi Arab Saudi lebih besar saat berkunjung ke China, di situ dia merasa kecewa. Pasalnya, saat itu dia telah memayungi dan menjadi supir pribadi Raja Salman. Namun, Jokowi mengatakan curhatnya tersebut tidak sepenuhnya serius.

"Itu kan kita sampaikan dalam forum yang santai dan cair guyonan. Tetapi memang investasi di Tiongkok lebih besar, dan itu harus jadi introspeksi kita, jadi koreksi kita, mengapa kita enggak bisa meraih dengan jumlah lebih," kata dia di Jakarta, Sabtu (15/4/2017). Baca Juga: Jokowi ke Raja Salman Saya Payungi dan Supiri, Investasi Arab Cuma Rp89 Triliun

Menurutnya, salah sau hal yang menjadi concern-nya adalah lantaran ease of doing business alias kemudahan melakukan bisnis di Indonesia saat ini masih berada di urutan 91. "Kemudian masalah kepastian hukum yang mungkin mesti masih diperbaiki," katanya.

"Hal-hal yang ini saya kira kritik dan introspeksi untuk diri kita sendiri, kalau misalnya kita dah siap. Wong investasi kita gede-gede kok. Kalau ada keyakinan, pasti akan lebih di tempat kita dibandingkan negara lain," tukas dia.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini