nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Investasi Arab di RI Kalah dari Singapura, Kadin: Mungkin Kurang Cocok

Feby Novalius, Jurnalis · Minggu 16 April 2017 19:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 04 16 320 1668821 investasi-arab-di-ri-kalah-dari-singapura-kadin-mungkin-kurang-cocok-UJYb60MnGR.jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

JAKARTA - Indonesia harus menerima kenyataan pahit bahwa kedatangan Raja Arab, Raja Salman ke Indonesia hanya menggelontorkan investasi sekira Rp93 triliun atau lebih rendah dibandingkan investasi Arab Saudi di China sebesar Rp230 triliun.

Rasa kecewa patut diungkapkan. Tidak hanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) selaku pemimpin yang relakan diri menjadi supir Raja Salman, rasa kecewa juga diungkap pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

"Memang seharusnya kita kecewa kalau investasi Saudi Arabia masih kalah dengan investasi negara Singapura," ujar Wakil Ketua Umum Kadin bidang Perdagangan Benny Soetrisno kepada Okezone.

Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKP), investasi Arab Saudi selama 2016 sekira USD0,9 juta, sedangkan investasi Singapura di Indonesia mencapai USD9,18 miliar.

Benny pun memproyeksikan, sedikitnya investasi Arab Saudi di Indonesia karena ketidakcocokan berusaha di Indonesia. Arab Saudi, kata Benny, hanya berminat besar berinvestasi pada pengelolaan Kilang Cilacap dengan nilai investasi sebesar USD6 miliar atau setara Rp80,2 triliun.

"Jadi (investasi kecil) mungkin belum cocok. Mereka melihat di sini masih banyak produk hilir berbasis bahan baku crude oil. Selain itu masih bisa untuk banyak produk hulu berbasis minyak bumi," ujarnya.

(kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini