Saat ini progres pem bangunan jalur tol akses Pe labuh an Tanjung Priok sudah di atas 90%. Jalur tol ini dibangun sepanjang 16,67 kilometer (km) dan merupakan bagian dari sistem jaringan tol Jabode tabek meng hubungkan tol lingkar luar Jakarta (JORR). Pembangunannya terbagi ke dalam lima paket meliputi seksi 1 (E1) Rorotan-Cilincing sepan jang 3,4 kilometer.
Seksi East 2 (E2) Cilincing-Jampea sepanjang 2,74 km. Sementara seksi East 2-A (E2A) Cilincing-Simpang Jampea sepanjang 1,92 km. Seksi Noth- South Link (NS Link) Yos Sudarso-Simpang Jampea se - panjang 2,24 km. Adapun seksi terakhir, seksi terakhir North- South Direct Ramp (NS Direct) sepanjang 1,1 km.
Direktur Utama PT Hutama Karya I Gusti Ngurah Putra sebelumnya mengatakan, rencana penugasan Hutama Karya oleh peme rintah untuk mengoperasikan tol akses Tanjung Priok masih dalam tahap pembicaraan. Menurut dia, jalur tol akses Tanjung Priok masih memerlukan sedikit tahapan pembangunan.
”Masih perlu bangun ramp, kemudian masih diperlukan pembangunan untuk akses menyambungkannya ke pelabuhan,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, pemerintah bermaksud memberikan penugasan mengoperasikan jalur tol tersebut karena pembangunan jalur Tol Trans Sumatera saat ini membutuhkan anggaran hingga Rp20 triliun.
(Rizkie Fauzian)