INSPIRASI BISNIS: Kerajinan Tangan dari Bambu Bernilai Ekonomi

Bambang Sugiarto, Jurnalis
Minggu 30 April 2017 18:20 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

JEMBER – Di halaman rumah di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Jember, sekelompok pemuda berkreasi membuat kerajinan tangan dari bambu. Mereka sengaja dikaryakan oleh Zaenal Arifin, perajin ukiran bambu di desa setempat lantaran tak memiliki pekerjaan.

Tiap hari Zaenal mampu memproduksi hingga sepulih ukiran bambu. Proses awal pembuatan bambu ukir lampu hias ini diawali dengan memotong bambu sebagai bahan baku utama. Setelah dipotong pada bagian kulit bambu kemudian dihaluskan dan dijemur hingga kering. Proses ini membutuhkan waktu sekira dua minggu.

Setelah proses pengeringan selesai, pada permukaan kulit bambu kemudian digambar sesuai motif, selanjutnya lapisan kulit bambu yang telah diberi motif gambar diukir dan dihaluskan. Proses ini membutuhkan kesabaran dan ketelitian.

“Setelah proses pengukiran selesai, bambu ukir ini diberi lapisan pewarna agar terlihat mengkilat namun tidak menghilangkan ciri khas ukiran bambu proses terakhir dalam pembuatan kerajinan bambu ukir lampu hias ini yakni pemberian bola lampu pada bambu ukir dan kertas mika berwarna bening,” ujarnya.

Meski terlihat sederhana, kerajinan bambu ukir lampu hias ini banyak diminati masyarakat selain untuk lampu hias di rumah, bambu ukir lampu hias ini juga untuk lampu penerangan di restoran, hotel, maupun kafe.

“Sedangkan harga bambu ukir lampu hias bervariasi antara seratus ribu hingga seratus lima puluh ribu Rupiah, disesuaikan dengan ukuran dan tingkat kesulitan dalam proses pembuatan motif ukiran,” ujarnya.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya