"Daya Beli Masyarakat terpengaruh tarif listrik dan penundaan gaji PNS aktif dari bulan Juni ke bulan Juli," ujarnya.
Hanya saja, saat ini konsumsi dinilai telah mengalami perbaikan. Hal ini terlihat dari meningkatnya penjualan seperti sepeda motor hingga makanan.
"Tapi kita lihat indikator awal sudah alilami perlambatan. Tapi motorcycle meningkat cukup signifikan, makanan, pakaian, produk equipment mulai membaik," jelasnya.
Konsumsi masyarakat diperkirakan akan terus meningkat, utamanya karena investasi yang telah meningkat pada sektor sumber daya alam hingga investasi. Pada kuartal kedua tahun ini, konsumsi masyarakat diperkirakan akan berada di atas 4%.
"Namun memang angka proyeksi konsumsi triwulan kedua ini di bawah perkiraan kita di awal. Itu yang kita lihat," jelasnya.
(Fakhri Rezy)