Cuaca Tak Menentu, Harga Garam Tembus Rp8.500

Antara, Jurnalis
Minggu 30 Juli 2017 12:26 WIB
Ilustrasi: (Foto: Reuters)
Share :

PURBALINGGA - Harga Garam di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, mengalami kenaikan harga karena hasil produksi yang turun, kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Purbalingga, Johan Arifin.

"Hasil produksi petani garam mengalami penurunan akibat faktor cuaca," kata Johan Arifin di Purbalingga, Minggu.

Sementara itu, Kepala Pasar Segamas Purbalingga, Suyadi membenarkan bahwa beberapa hari terakhir terjadi kenaikan harga garam.

"Harga garam di Pasar Segamas Purbalingga jenis batangan isi 12 buah mencapai Rp8.500, pada minggu yang lalu hanya Rp7.000 per kilogram," katanya.

Kemudian, kata dia, garam yodium halus isi 40 buah yang sebelumnya hanya Rp15 ribu saat ini mencapai Rp18 ribu per kilogram atau naik Rp3.000.

Dia menambahkan, meskipun harga garam mengalami kenaikan namun harga komoditas cabai dan daging tetap stabil.

"Cabai merah keriting saat ini Rp16.000 per kilogram, cabai hijau keriting seharga Rp12.000 per kilogram, cabai rawit hijau Rp18.000 per kilogram, dan cabai rawit merah seharga Rp40.000 per kilogram," katanya.

Sementara harga daging sapi murni seharga Rp120 ribu per kilogram, daging ayam ras Rp30 ribu per kilogram, dan daging ayam kampung seharga Rp60 ribu per kilogram.

Sementara itu, berdasarkan laporan perkembangan harga rata-rata kebutuhan pokok masyarakat Kabupaten Purbalingga tanggal 25 Juli 2017 harga beras IR 64 premium maupun medium naik rata-rata Rp500 per kilogram.

Harga beras IR 64 premium minggu kemarin Rp9.000 per kilogram dan saat ini mencapai Rp9.500 per kilogram.

Sedangkan beras IR 64 medium naik dari Rp8.000 menjadi Rp8.500 per kilogram.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya