Jelang Pilpres 2019, Orang Kaya Cenderung Tahan Konsumsi

Giri Hartomo, Jurnalis
Sabtu 05 Agustus 2017 15:27 WIB
Ilustrasi: Reuters
Share :

JAKARTA - Pusat perbelanjaan di Jakarta mulai ditinggalkan pembeli. Ruko-ruko yang dulu padat pengunjung kini berubah menjadi kios hantu.

Penjualan ritel pun menurun tajam bahkan di saat Lebaran sekalipun. Hal itu ternyata mengundang anggapan jika daya beli masyarakat sedang lesu.

Pengamat Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, turunnya daya beli disebabkan oleh dua hal. Yang pertama yakni karena rendahnya inflasi.

Baca juga: Kebijakan Tak Sinkron, Daya Beli Masyarakat Dinilai Turun

Pasalnya, jika dibandingkan dengan Juni 2016, inflasi tahun ini memang relatif lebih rendah. Pada Juli 2016 inflasi ada di angka 0,34% maka inflasi pada Juli 2017 ada di angka 0,26%.

"Pelemahan daya beli bisa ditelusuri dari rendahnya inflasi. Rendahnya inflasi inti menunjukkan permintaan secara agregat memang menurun," ujar Bhima saat dihubungi Okezone, Sabtu (5/8/2017).

Baca juga: Kalangan Industri Kecil dan Menengah Keluhkan Daya Beli Masih Lemah

Sementara itu, jika ditelusuri lebih dalam, penurunan daya beli paling besar ada di kelompok menengah ke bawah. Hal ini tercermin dari pengeluaran kelompok tersebut yang hanya tumbuh 1,89% di Maret 2017," imbuhnya.

Baca juga: Ini Penyebab Daya Beli Masyarakat Turun di Mata BI

Selain itu, turunnya daya beli juga disebabkan karena ada beberapa kelompok masyarakat yang masih menahan konsumsinya. Khususnya adalah kelompok masyarakat dengan pendapatan tertinggi.

Ini terlihat dari naiknya angka DPK simpanan pada semester I-2017 ini. Diduga hal ini karena faktor antisipasi kondisi perekonomian dan risiko politik pemilihan presiden 2019 dari para kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi.

"Turunnya daya beli juga disebabkan 20% kelompok pengeluaran tertinggi masih menahan konsumsinya. Banyak faktornya mulai dari antisipasi kondisi perekonomian dan risiko politik menjelang Pilpres 2019. Ini terlihat dari naiknya DPK simpanan di semester I kemarin. Bahasa sederhananya orang kaya berjaga-jaga dari kondisi terburuk," jelasnya

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya