Dia pun mengungkapkan sejumlah kelebihan dari hunian berkonsep TOD yang menyasar baik kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) maupun masyarakat biasa itu. "Konsep TOD ini hunian yang terintegrasi dengan kemudahan transportasi. Nanti penghuni berangkat dari sini ke Sudirman cuma 30 menit, ke Pondok Cina 15 menit," paparnya.
Baca Juga:
Lanjut dia, penghuni rumah vertikal yang pembangunannya baru diresmikan ini bisa mengefisiensi waktu dan menghemat biaya perjalanan. "Biaya transportasi bisa turun hanya Rp3000 sampai Sudirman," sebutnya.
Selain terintegrasi dengan stasiun KRL, lokasi berdirinya hunian ini, kata dia juga berdekatan dengan halte angkutan umum roda 4 lainnya. Dengan adanya integrasi ini diharapkan ke depannya, selain angka backlog perumahan yang berkurang, kemacetan juga bisa terurai.
"Bahwa ini adalah periode pertama yang sudah kerjasama KAI. Dalam waktu dekat mulai pembangunan TOD Stasiun Pondok Cina dan TOD lainnya," tandasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)