Proyek Pertama di Indonesia, Menko Luhut Minta Detailkan Aturan LRT Jabodebek

Feby Novalius, Jurnalis
Senin 28 Agustus 2017 19:21 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan usai melakukan rapat tentang kereta api ringan (Light Rail Transit/LRT) Jabodebek di kantornya. Hadir dalam rapat tersebut Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro dan Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Budi Harto.

Luhut mengatakan, karena ini proyek LRT pertama yang dibangun di Indonesia, maka persiapan dan pembangunan harus yang terbaik. Oleh karena itu jika dibutuhkan peraturan pendukung maka harus terus dikoordinasikan.

"Jadi kita masih bahas detail-detai karena ini pertama kali bikin LRT. Jadi peraturan pendukung banyak yang belum ada," ujarnya di Gedung BPPT, Jakarta, Senin (28/8/2017).

Baca Juga: Catat! Menhub Minta Seluruh Masyarakat Kawal Pembangunan LRT

Luhut mengatakan, sebagai percontohan proyek LRT di Jakarta, direncanakan juga akan dibuat di Pulau Dewata Bali. Detailnya seperti apa, Luhut tidak menjabarakannya. Namun, kata dia akan ada investasi sebesar Rp2 triliun untuk membangun LRT di Bali.

"Perusahannya, Seto (Staf Khususnya) engggak mau mau buka ke publik. Nanti akan masuk," jelasnya.

Baca Juga: Sah! Proyek LRT Tidak Ambil Duit APBN

Sementara itu, Direktur Utama Adhi Karya Budi Harto menyampaikan, progres LRT Jabodebek saat ini sudah 20% kontruksi. Diharapkan hingga akhir tahun nanti progres bisa meningkat hingga 45% kontruksi.

"Jadi tahun depan (2018) itu tinggal sinyal, itu cepat. Fisik sipil akhir tahun selesai. Januari mulai uji coba," ujarnya.

Terkait pembayaran dana talangan Adhi Karya, Budi mengatakan, pihaknya berharap bisa dibayarkan sekira Rp8 triliun sebagai pengganti biaya konstruksi. Namun, biaya ini akan dibayarkan secara bertahap oleh investor yang saat ini dipegang oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero).

"Tahap pertama kita berharap Rp5 triliun. Bisa sampai tahun depan," tuturnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya