ECONOMIC VIEWS: 6 Instansi Paling Minim Pelamar CPNS hingga Pengganti Dirjen Pajak

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Sabtu 16 September 2017 09:07 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA – Pemerintah kembali membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahap kedua ini dengan total formasi sebanyak 17.928. Pendaftaran CPNS tersebut, dilakukan di 60 Kementerian/Lembaga (K/L) ditambah Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Sementara itu, ajang tahunan Indonesia Business Development Expo (IBDExpo) 2017 akan kembali digelar pada tanggal 20 hingga 23 September 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Acara tersebut akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Di sisi lain, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akhir tahun akan kembali kehilangan salah satu Direktur Jenderal-nya. Pasalnya Dirjen Pajak Kemenkeu, Ken Dwijugiasteadi akan pensiun di Desember 2017.

"Pensiun pak Ken 1 Desember," ungkap Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Hadiyanto di Komplek DPR RI.

Ketiga berita tersebut merupakan berita-berita populer selama akhir pekan kemarin di kanal Okezone Finance. Berikut berita selengkapnya:

Daftar 6 Instansi Paling Minim Pelamar CPNS, Siapa Saja?  

Posisi PNS ini memang diburu oleh banyak orang, terbukti dari animo di hari kedua yang sudah mencapai 92.963 orang yang mendaftarkan diri sebagai CPNS. Meski demikian, ada beberapa instansi yang masih minim peminat.

Instansi yang hingga kini paling minim peminat adalah:

a. Lembaga Sandi Negara atau LSN (3 pendaftar untuk 26 formasi);

b. Kementerian bidang Perekonomian (22 pendaftar untuk 25 formasi);

c. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (39 pendaftar untuk 10 formasi);

d. Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial (61 pendaftar untuk 33 formasi);

e. Kepaniteraan dan Sekretariat Jenderal Mahkamah Konstitusi (71 pendaftar dari 70 formasi); dan

f. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (81 pendaftar untuk 91 formasi).

Baca Juga: Pendaftaran CPNS Ke-5, Ada Ibu Hamil Ikut Tes CPNS Kemenkumham

Sebagaimana diketahui, pada penerimaan CPNS gelombang kedua kali ini, pemerintah menyediakan 17.982 formasi CPNS yang tersebar di 60 Kementerian/Lembaga ditambah dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Pendaftaran secara online melalui situs https://sscn.bkn.go.id dibuka mulai 11 – 25 September 2017.

Baca Juga: Hari ke-5, Sudah 373.178 Orang Lamar CPNS Gelombang II

Sebelumnya, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Media dan Antar Lembaga Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Diah Eka Palupi meminta kepada para pelamar CPNS yang salah menginput data untuk tidak khawatir dan panik. Pasalnya meskipun salah dalam menginput data, semuanya masih bisa diperbaiki.

Baca Juga: Mantap! Hari Ke-4 Tes CPNS Kemenkumham, Ada 12.222 Peserta yang Lolos Passing Grade

Akan tetapi lanjut Diah, perbaikan tersebut hanya bisa dilakukan ketika pemberkasan Nomor Induk Pegawai (NIP). Atau tepatnya ketika peserta telah dinyatakan lolos sebagai PNS.

Namun, peserta juga harus memastikan tidak salah menginput atau memilih Kementerian dan lembaga. Karena jika salah menginput atau memilih Kementerian dan Lembaga maka sangat sulit bisa di perbaiki.

28 Perusahan BUMN Buka Lowongan Kerja, Berminat?

Ketua Pelaksana IBDExpo 2017 Hempi N Prajudi mengatakan dalam rangkaian acara IBDExpo 2017 ini juga akan ada bursa lowongan kerja perusahaan-perusahaan BUMN. Dirinya memastikan juga jika lowongan kerja ini benar adanya dan bukan hoax.

"Jadi nanti juga akan ada BUMN Cartier Opportunity, sampai saat sudah ada 22 BUMN yang menyatakan siap membuka lowongan kerja disini. Ini resmi bukan hoax," ujarnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (13/9/2017)

Baca juga: BUMN Disuntik Modal Negara Tapi Masih Rugi, Menteri Rini Siap Ganti Direksi!

Menurut Hempi, ada sekitar 28 BUMN yang menyatakan akan membuka lowongan pekerjaan dalam acara tersebut. Adapun BUMN tersebut di antaranya seperti PT Telkom Indonesia (Persero), PT Wijaya Karya (Persero), PT Balai Pustaka (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero) higga PT Bank Mandiri (Persero).

"Salah satunya ada Bank Mandiri, Telkom, Balai Pustaka, KAI, WIKA juga buka," kata Hempi

Menurut Hempi, pihaknya sengaja menggelar acara bursa kerja karena semakin banyaknya kebutuhan untuk menyediakan lapangan kerja. Apalagi kebutuhan. Masyarakat akan lapangan kerja juga masih sangat besar.

Baca juga: Swasta Dianggap Anak Tiri, BUMN Harusnya Garap Proyek Infrastruktur di Atas Rp150 Miliar

"Semakin banyak kebutuhan untuk menyediakan lapangan pekerjaan tidak hanya di Jakarta saja tapi semua. Tidak ada sektor yang tidak kita masuk ritel pun kita punya," jelasnya.

Desember Dirjen Pajak Pensiun, Siapakah Penggantinya?

Seperti diketahui Ken akan genap berusia 60 tahun pada 8 November 2017. Sehingga memang sudah saatnya beliau meninggalkan jabatannya.

Namun, Hadiyanto mengatakan hingga saat ini belum ada calon pengganti Ken yang di arahkan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.

Baca juga: Ajukan Skema Baru, Tunjangan Pegawai Pajak Disesuaikan dengan Kinerja

"Belum ada arahan dari Bu Menteri. Pensiunnya kan 1 Desember. Sampai sekarang belum ada arahan. Kan bisa melalui mutasi antara eselon I, bisa begitu," jelasnya.

Baca juga: Kemenkeu Tambah 4.000 Pegawai di 2018, Paling Banyak untuk Ditjen Pajak

Bahkan skema pemilihan apakah lelang jabatan atau tunjuk langsung, Hadiyanto mengklaim belum dibicarakan bersama dengan Sri Mulyani.

 Baca juga: Asal Tambah Penerimaan Negara, Pemisahan Ditjen Pajak Patut Didukung

"Kalau lelang kan harus sudah ada persiapan jauh-jauh hari. Mungkin dari mutasi ya, mungkin ya, terserah ibu," tukasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya