Jadi, sambung Budi, masih dibahas oleh kedua kontraktor seperti luas lahan yang dibangun berapa, keamanan seperti apa hingga biaya diserahkan kepada siapa, Jakpro atau Adhi Karya.
"Jadi belum detail nanti dirapatkan lagi," imbuhnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, proses sinkronisasi di Dukuh Atas merupakan barang baru di dalam proyek LRT Jakarta. Untuk itu diperlukan pembahasan detail seperti apa aturan dan sebagainya.
"Tentu perlu harus ada kehati-hatian misalnya singkronisasi antara kereta api, balainya inikan satu dengan Pemerintah DKI. Karena inikan Jakpro punya," tukasnya.
(Dani Jumadil Akhir)