JAKARTA - Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) mengucurkan dana kurang lebih Rp2,3 triliun untuk membiayai proyek pembangunan bendungan. Dengan demikian maka pembangunan proyek bendungan dapat kembali didorong sesuai dengan target Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR)
Kepala Pusat Bendungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Kementerian PUPR Air Ni Made Sumiarsih, mengungkapkan pembebasan lahan menjadi kendala yang paling menghambat pengerjaan proyek bendungan. Oleh karena itu, dana yang didapatkan dari LMAN akan dialokasikan untuk pembebasan lahan.
"LMAN alhamdulillah sudah keluar pencairannya dari komisi XI. Jadi kita sedikit lega, untuk anggraan tahun ini yang Rp2,3 untuk SDA, sudah keluar persetujuannya kemarin , paling enggak untuk urusan tanah sudah tenang," ujarnya di Kementerian PUPR, Jumat (6/10/2017).
Baca juga: Tampung 314 Juta Kubik Air, Jokowi: Waduk Karian Hasilkan Listrik hingga 1,8 Mw
Sementara itu, untuk anggaran pembangunan bendungan pada RAPBN tahun 2018 diusulkan sebanyak kurang lebih Rp7 triliun. Dari total anggaran Rp37 triliun untuk Direktorat Jenderal Sumber Daya Kementerian PUPR.
"Seingat saya Rp7 sekian untuk bendungan. Paling besar adalah irigasi, yang kedua bendungan," kata dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)