Richard Thaler Raih Nobel Ekonomi 2017 Berkat Teori Nudge, Apa Sih Isinya?

, Jurnalis
Selasa 10 Oktober 2017 12:00 WIB
Ilustrasi: (Foto: Reuters)
Share :

Thaler membawa ide besar tentang ekonomi “nudge“ di mana individu memandu sikap yang menguntungkan tanpa paksaan berat sebagai tema buku yang ditulisnya pada 2008. Buku berjudul “Nudge: Improving Decisions about Health, Wealth, and Happiness” yang ditulis bersama Profesor Cass Sunstein mampu menarik perhatian pada pembuat kebijakan di seluruh dunia.

Dalam penelitian tentang kontrol diri dan kekurangannya, Thaler juga membahas tentang permasalahan orang berusia tua di mana resolusi Tahun Baru mampu mengubah aspek kehidupan. Isu relevansi ekonomi sebagai tendensi individu juga mampu menggagalkan upaya perenungan di mana hal itu berdampak pada hal negatif, seperi menabung pensiunan.

Bersama dengan Profesor Cass Sunstein, Thaler berargumentasi bahwa mempertahankan kebebasan memilih seharusnya menjadi panduan individu dalam memberikan pilihan yang tepat. Dalam buku itu, Thaler menjelaskan banyak politisi Barat mendorong warga untuk menabung dan hidup sehat.

“Teori itu digunakan dalam sistem pensiun publik di Amerika Serikat,” ujar anggota Komite Nobel Ekonomi Torsten Persson, dilansir Reuters . “Ide nudging nudging menjadi terobosan dalam penyusunan kebijakan publik,” imbuhnya.

Bahkan, dia menceritakan Inggris memiliki unit nudging dalam pemerintahannya. Selain itu, Australia juga memiliki unit tersebut. Bahkan, pemerintah Swedia berpikir untuk membuat unit khusus tentang nudging.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya