BREAKING NEWS: Richard Thaler Sabet Penghargaan Nobel Ekonomi 2017

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 09 Oktober 2017 19:15 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 09 320 1792044 breaking-news-richard-thaler-sabet-penghargaan-nobel-ekonomi-2017-WcydQpmdbf.jpg Foto: Richard Thaler

JAKARTA - Profesor University of Chicago Richard Thaler berhasil memenangkan penghargaan Nobel Ekonomi 2017. Thaler diganjar Nobel Ekonomi 2017 berkat karya ilmiahnya soal bagaimana pengendalian manusia dari sisi ekonomi dalam mengambil keputusan, terutama keputusan yang buruk.

Thaler, adalah salah satu pakar terkemuka di bidang yang relatif baru yang menggabungkan psikologi dan ekonomi. Dia telah membuat karir untuk mempelajari pilihan orang-orang miskin mulai dari mengapa orang menghemat begitu sedikit untuk pensiun.

"Kami orang Amerika makan terlalu banyak, terlalu banyak berutang, terlalu sedikit menyimpan dan menunda sesuatu yang sangat tidak menyenangkan selama mungkin," kata Thaler menulis di New York Times pada tahun 2011.

Manusia lebih suka kepuasan instan saat ini, bahkan jika mereka tahu bahwa bersabar akan menghasilkan lebih banyak uang atau kehidupan yang lebih baik di jalan, Thaler menemukannya. Dia memperoleh gelar PhD di bidang ekonomi di University of Rochester pada tahun 1974 dan pernah tampil di film The Big Short tahun 2015.

"Dia adalah pelopor dalam mengintegrasikan ekonomi dan psikologi," jelas komite Nobel yang mengumumkan penghargaan Nobel Ekonomi 2017 ke Thaler seperti dikutip Washington Post

"Dia membuat ekonomi lebih manusiawi," sambungnya.

Panitia memuji Thaler karena mencoba mendorong orang untuk mengambil keputusan yang lebih baik. Selain makalah dan buku ilmiahnya, Thaler telah menulis banyak tafsiran selama bertahun-tahun. Dalam satu, dia memarahi Kongres karena memperpanjang pemotongan pajak untuk orang kaya dan menganjurkan untuk secara otomatis mendaftarkan orang-orang di rekening tabungan pensiun.

Hadiah Nobel dalam bidang ekonomi bukanlah salah satu hadiah asli yang ditetapkan oleh Alfred Nobel pada akhir 1800-an. Itu ditambahkan pada tahun 1968 setelah mendapat sumbangan dari Swedish National Bank, dan pertama kali diberikan pada tahun berikutnya. Sebagian besar pemenangnya adalah pria dari Amerika Serikat atau Eropa Barat.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini