Profesor dari Harvard dan MIT Raih Nobel di Bidang Ekonomi

Dedy Afrianto, Jurnalis · Selasa 11 Oktober 2016 13:46 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 11 320 1511609 profesor-dari-harvard-dan-mit-raih-nobel-di-bidang-ekonomi-1Wd9c5U0nw.jpg Ilustrasi: (Foto: CNNMoney)

JAKARTA - Dua profesor dari Harvard dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) telah dianugerahi penghargaan nobel pada bidang ekonomi. Secara spesifik, kontribusi ilmu yang memperoleh penghargaan adalah pada teori kontrak, baik dalam bentuk bisnis, keuangan, maupun kebijakan publik.

Adapun profesor dari Harvard adalah Oliver Hart (68) dan profesor dari MIT adalah Bengt Holmstrom (67). Pengumuman ini dilakukan oleh Royal Academy of Sciences di Stockholm, Swedia.

“Penelitian Hart dan Holmstrom ini menyoroti bagaimana kontrak membantu kita berurusan dengan konflik kepentingan," kata salah seorang akademisi dalam pengumumannya seperti dilansir dari CNN, Selasa (11/10/2016).

Holmstrom sendiri telah melakukan penelitian pada kontrak melalui petinggi perusahaan. Bahkan, penelitian ini juga mengikutsertakan para CEO hingga ke pemegang saham.

"Dalam ilmu ekonomi kita tidak benar-benar mengambil sikap pada ukuran bonus, meskipun mereka tampaknya luar biasa tinggi," kata Holmstrom kepada awak media ketika ditanya tentang bonus jutaan milar Dolar yang dibayarkan kepada CEO saat ini.

Sementara itu, penelitian Hart lebih memfokuskan mengenai penyedia layanan publik, seperti sekolah, rumah sakit, atau penjara. Penelitian tersebut menitik beratkan apakah layanan ini harus dikelola secara lebih privat atupun dapat dikelola selayaknya layanan umum lainnya. Dalam penelitian ini, Hart berupaya untuk menunjukkan dampak pemberian insentif kepada kualitas layanan.

"Insentif untuk pengurangan biaya biasanya terlalu kuat,” kata salah seorang akademisi dalam pengumuman tersebut.

“Hart dan rekan penulis lainnya sangat peduli tentang penjara swasta. Otoritas federal di Amerika Serikat sebenarnya mengakhiri penggunaan penjara swasta, sebagian karen penjara yang dikelola lebih buruk dari pada yang di penjara yang dikelola pemerintah," imbuh akademisi tersebut.

Seperti diketahui, Hart dan Holmstrom adalah para peneliti yang belakangan akrab melakukan penelitian kepada masyarakat umum. Beberapa peneliti lainnya yang juga dikenal luas adalah Robert Shiller (pasar keuangan dan properti), dan Angus Deaton (kemiskinan).

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini