"Jadi Pondok Cina dan di sini sama. Untuk MBR spesial. Kalau MBR harus harga spesial, bahwa untuk MBR Rp7 juta per meter. Luas nya 32 meter persegi (m2) sehingga dikalkulasi jadi Rp224 juta," ungkap Rini di acara Grounbreaking Ceremony Transit Oriented Development (TOD) Pasar Senen, Jakarta, Selasa (10/10/2017).
Baca Juga: Ada Rusun di Stasiun Pondok Cina, KAI Antisipasi Lonjakan Penumpang
Menurutnya, harga diberikan spesial untuk kedua stasiun ini, dikarenakan saat melakukan Ground Breaking pertama di stasiun Tanjung Barat banyak masyarakat yang berminat. Oleh sebab itu ia kembali memberikan perintah kepada anak usahanya untuk membangun lebih banyak hunian yang terjangkau.
"Setelah kita hitung kembali, kebutuhan hunian untuk MBR sangat tinggi. Kami mendukung juga, kami meminta terus ke KAI bekerja sama dengan karya-karya kita. Kalau di Pondok Cina dengan Perumnas, sekarang WIKA langsung dengan KAI," tukasnya.
(Dani Jumadil Akhir)