JAKARTA - Costco merupakan satu dari tiga perusahaan ritel terbesar yang ada di Amerika Serikat (AS). Penjualan tahunannya bisa mencapai USD93 miliar. Model bisnis mereka terbilang unik karena mampu meraih kesuksesan yang gemilang tanpa memasang iklan.
Lalu bagaimana mereka memperoleh keuntungan sebesar itu? Costco menggantungkan nasibnya dalam keanggotaan pelanggan. Jumlah anggota yang terdaftar di dalam keanggotaan Costco AS diperkirakan telah mencapai 64 juta orang.
Pada dasarnya seluruh gerai Costco hanya dibuka bagi anggota atau tamu mereka, kecuali untuk penjualan gas, minuman keras, dan obat-obatan. Dengan sistem keanggotaan itu, Costco memainkan bermacam strategi. Salah satunya pembatasan pilihan produk yang dapat dibeli oleh pelanggan.
Costco pernah hanya menawarkan 3 tipe deodoran, 4 variasi pasta gigi, dan 10 set sampo ketika para pesaingnya menjajakan ribuan barang-barang perawatan pribadi. Sekitar 55-60% merchandise Costco berganti-ganti di setiap pekan dan biasanya pasokan barang tiba tepat waktu.
"Kami harus menunjukkan kepada pelanggan mengenai produk baru dan segar. Semua orang datang ke sini di setiap hari," kata Wakil Presiden Senior Costco Kanada Andree Brien, dikutip Financial Post.