Boeing Vs Airbus: Raih Pesanan USD77 Miliar dalam 2 Jam!

Fakhri Rezy, Jurnalis
Kamis 16 November 2017 12:57 WIB
Ilustrasi (Foto: Reuters)
Share :

JAKARTA - Boeing mencatat rekor pesanan pesawat dari maskapai penerbangan Timur Tengah. Hal ini dirilis sesudah Airbus membuat kesepakatan besar.

Mengutip CNN, Jakarta, Kamis (16/11/2017), perusahaan dirgantara asal Amerika Serikat (AS) ini mengatakan bahwa FlyDubai dari Uni Emirat Arab telah berkomitmen untuk membeli 175 dari 737 pesawat Max yang akan diproduksinya. Perusahaan ini juga diberikan hak untuk menambah pembelian hingga 50 pesawat.

Secara keseluruhan, harga 225 pesawat Boeing yang dipesan tersebut, nilainya mencapai USD27 miliar. Boeing mengatakan itu adalah pesanan terbesar yang pernah ada dari Timur Tengah untuk pesawat penumpang lorong tunggal.

Pemesanan tersebut dirilis kurang dari dua jam setelah Airbus mengumumkan telah mencapai kesepakatan untuk menjual 430 pesawat jet A320neo yang dalam daftarnya senilai kira-kira USD50 miliar kepada Indigo Partners. Indigo Partners merupakan perusahaan yang memiliki beberapa maskapai bertarif rendah di seluruh dunia.

Pembeli biasanya menerima potongan harga 40% sampai 60% dari harga awal, namun bisa mendapatkan pengurangan yang lebih besar untuk transaksi besar. Banjir pesanan tersebut terjadi di Dubai Air Show, salah satu dari serangkaian acara internasional di mana kedua perusahaan tersebut ingin meraih kesepakatan sebesar-besarnya.

Boeing sebelumnya telah mencuri headline di media dengan pemesanan awal hingga 40 pesawat senilai USD15 miliar. Kesepakatan tersebut bersama maskapai Emirates Dubai.

Namun setelah itu, Airbus memanfaatkan perhatiannya dengan kesepakatan Indigo Partners yang sangat besar, yang menurutnya merupakan "pengumuman komersial tunggal terbesarnya". Pembuat pesawat AS kemudian melepaskan tembakan balik dengan pengumuman FlyDubai.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya