Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ruang Udara Iran Masih Ditutup, Cek Daftar Maskapai yang Batalkan Penerbangan

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Selasa, 17 Maret 2026 |11:25 WIB
Ruang Udara Iran Masih Ditutup, Cek Daftar Maskapai yang Batalkan Penerbangan
Penerbangan RI (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - AirNav Indonesia menyatakan ruang udara Iran masih ditutup hingga 22 Maret 2026 sehingga sejumlah penerbangan internasional dari Indonesia menuju kawasan Timur Tengah dan Eropa harus menyesuaikan rute dengan memutar untuk menghindari wilayah konflik.

Direktur Operasi AirNav Indonesia, Setio Anggoro mengatakan penutupan ruang udara Iran merupakan perpanjangan dari pemberitahuan sebelumnya yang semula berlaku hingga 15 Maret, menimbang kondisi konflik yang memanas.

"Update tadi pagi di Timur Tengah masih ada beberapa penutupan ruang udara. Yang kemarin kalau tidak salah sampai 15 Maret, sekarang ruang udara Iran diperpanjang sampai 22 Maret," ujar Setio saat ditemui dalam acara Media Gathering di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Menurut dia, AirNav terus memantau perkembangan tersebut dengan mengkompilasi pembaruan Notice to Airmen (NOTAM) terkait kondisi ruang udara di kawasan Timur Tengah. Informasi tersebut kemudian disampaikan ke pusat komando AirNav dan juga ke Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk menjadi dasar pemantauan operasional penerbangan.

Setio menjelaskan, meski ada penutupan ruang udara, penerbangan dari Indonesia menuju Timur Tengah maupun yang melintas ke Eropa masih tetap berlangsung dengan penyesuaian jalur penerbangan. Maskapai akan diarahkan menggunakan rute memutar menghindari wilayah konflik.

"Masih ada trafik yang terbang ke sana, baik ke Timur Tengah maupun melintas ke Eropa. Jalurnya kemungkinan tidak langsung, tapi memutar ke arah India," katanya.

Berdasarkan pemantauan AirNav, setiap hari terdapat sekitar 20 penerbangan yang terdampak kondisi tersebut. Pada hari sebelumnya tercatat sekitar 23 pesawat yang batal terbang setiap harinya karena konflik tersebut.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement