Penerbangan yang terdampak antara lain rute menuju Amsterdam, Jeddah, dan Abu Dhabi yang berangkat dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta maupun dari Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Setio menambahkan, angka tersebut merupakan pergerakan pulang-pergi (PP), baik penerbangan dari Indonesia menuju Timur Tengah maupun penerbangan sebaliknya yang kembali ke Tanah Air. AirNav, kata dia, akan terus memonitor perkembangan situasi ruang udara di kawasan konflik untuk memastikan keselamatan dan kelancaran navigasi penerbangan.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.