JAKARTA - Pemerintah menargetkan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) di 2018 bisa mencapai hingga 9%. Sedangkan hingga saat ini capai 7,7% dan akhir tahun ini ditargetkan bisa capai 7,8%.
Hal ini diungkapkan oleh Dirjen (Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi) EBTKE Kementrian ESDM, Rida Mulyana dalam acara Energy Forum 2017 di Hotel Raffles, Jakarta.
"(Tahun depan) 8,5%-9%. Ya (sampai akhir tahun) paling 7,8% kan tergantung beroperasi secara komersial nya (Commercial Operation Date/COD)," ungkap Rida, Selasa (12/12/2017).
Baca Juga: Investasi Rp4,49 Triliun, 3 Perusahaan Prancis Bidik Energi Terbarukan Indonesia
Menurutnya perusahaan yang belum melakukan COD ini direncanakan akan melakukannya pada Desember 2017 atau Januari 2018. Adapun perusahaan yang dimaksud adalah Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) yang berada di Sidrap, Sulawesi Selatan yang terus digenjot penyelesaiannya.
"Kan Sidrap either Januari atau Desember. Kan lagi percepatan," katanya.
Baca Juga: Bangun Pembangkit EBT, Menteri ESDM: Lebih Kompetitif Dibandingkan Energi Fosil