Kemajuan negara-negara tersebut, menurutnya, karena prinsip dasar kehidupan yang dipatuhi setiap penduduknya. Prinsip tersebut yakni etika, kejujuran, integritas, tanggung jawab, taat aturan dan hukum masyarakat, serta hormat pada hak orang lain. Kemudian juga cinta pekerjaan, berusaha keras menabung dan investasi, mau bekerja keras, dan tepat waktu.
"Kalau kita ikuti semuanya, kita bisa jadi masyarakat yang maju. Di negara terbelakang, miskin, atau berkembang, hanya sebagian kecil masyarakat nya yang mematuhi prinsip-prinsip tersebut, Jadi kita bukannya enggak bisa maju, kita punya potensi, tapi kita terbelakang, lemah, miskin karena perilaku kita yang kurang atau tidak baik," tandasnya.
Oleh karena itu, ujar Rikwanto, hal pertama yang perlu dilakukan untuk mendorong Indonesia menjadi negara maju adalah perubahan pada diri sendiri. "Ini harus berubah dari diri sendiri terlebih dulu," pungkasnya.
Adapun dalam workshop yang menjadi agenda tahunan ini diikuti 30 peserta yang terdiri dari kepala cabang FIF Group dari berbagi wilayah di Indonesia khususnya kepala cabang yang berada di daerah. Pelatihan ini dimaksudkan untuk membekali kepala cabang dalam membangun perseroan terkhususnya melalui bidang komunikasi.
(Fakhri Rezy)