JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan meninjau Kompleks Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Orang nomor satu tersebut bakal didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.
Menteri Basuki pun sudah melakukan peninjauan yang dilakukan di Blok D10 untuk memastikan kesiapan wisma atlet yang akan menjadi tempat tinggal para atlet dan official pendukung selama penyelenggaraan Asian Games XVIII yang akan dibuka pada 18 Agustus 2018.
Untuk diketahui, pada akhir 2017 telah menyelesaikan pembangunan Wisma Atlet Kemayoran yang berjumlah 10 tower terdiri dari 7 tower di Blok D10 dengan 5.494 unit, akan menampung 16.482 orang dan 3 tower di Blok C2 dengan 1.932 unit berkapasitas 5.796 orang.
Baca Juga: Ada Moratorium Proyek Elevated, Infrastruktur Asian Games Dipastikan Tepat Waktu
Wisma ini telah digunakan sebagai hunian para atlet beberapa cabang olahraga yang bertanding pada test event tanggal 8 - 15 Februari lalu.
Basuki mengatakan, Wisma Atlet Kemayoran telah siap digunakan untuk Asian Games XVIII. Beberapa masukan perbaikan selama pelaksanaan test event telah diselesaikan, di antaranya perbaikan kebocoran dan pemasangan gorden setiap kamarnya.
"Perbaikan-perbaikan pada masa pemeliharaan dalam rangka penyempurnaan tetap diperlukan. Oleh karenanya pihak kontraktor telah menyiagakan sejumlah pekerjanya," tuturnya dalam Siaran Pers Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (26/2/2018).
Mengenai peruntukannya, Blok D10 akan digunakan untuk para atlet, sementara Blok C2 diperuntukan bagi staf penunjang seperti para jurnalis, perawat, official pendukung lainnya. Unit rusun tipe 36 dilengkapi ruang tamu dan dapur untuk ditempati oleh 2 orang atlet.
Selain itu, untuk kenyamanan penghuni, telah dilengkapi meubelair berupa tempat tidur, meja, kursi, gorden, pendingin udara, serta pemanas air. Untuk ukuran tempat tidur standar adalah 1,9 meter, namun juga tersedia tempat tidur berukuran 2,2 meter. Berbagai fasilitas pendukung tersebut telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh International Olympic Committee (IOC).
Baca Juga: Proyek Infrastruktur Elevated Dihentikan, Bagaimana Kesiapan Asian Games?
Selain mengecek kesiapan wisma, Basuki juga mengecek progres penataan kawasan wisma atlet. Penataan kawasan berupa pembuatan jalur pedestrian, pembuatan jaringan drainase, pembuatan kolam untuk menampung air, pembuatan taman, dan lain-lain untuk memberikan kenyamanan bagi para atlet dan official Asian Games selama tinggal di wisma.
Dalam peninjauan tersebut, dia juga meninjau Kanal Sentiong yang berada di samping wisma atlet. Meski relatif bersih dari sampah dan dengan air yang mengalir, namun bau menyengat masih tercium dari area wisma atlet. Perbaikan kanal akan dilakukan Kementerian PUPR bekerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta.
(Martin Bagya Kertiyasa)