JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan melemah. IHSG diproyeksi akan berada di kisaran support 6.118-6.124 dan resisten 6.184-6.198.
Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, pelemahan yang terjadi lebih disebabkan karena adanya faktor psikologis pelaku pasar dengan kecenderungan panik terlalu berlebihan dalam menanggapi sentimen yang ada. Hal tersebut dipicu maraknya posting di berbagai berita dan WAG di mana Tiongkok akan mengumumkan sejumlah tarif impor atas barang-barang AS, sehingga memberikan dampak negatif.
IHSG pun masih berpotensi mengalami pelemahan. "Namun demikian, diharapkan pelemahan dapat lebih terbatas dan pelaku pasar diharapkan tidak terlalu panik dalam menanggapi sentimen yang ada," ujarnya dalam riset tertulis, Kamis (5/4/2018).
Reza melanjutkan, pelaku pasar kembali panik berlebihan terhadap potensi terjadinya perang dagang yang dapat berimbas pada perdagangan global termasuk Indonesia.
Aksi jual pun tak terhindarkan sehingga IHSG pun langsung ambruk pada perdagangan kemarin.
"Upaya Pemerintah meningkatkan perdagangan dengan negara-negara sahabat dan lainnya tampaknya tidak banyak direspon pelaku pasar," kata dia.
Adapun saham-saham pilihan Binaartha Sekuritas antara lain:
EXCL: Trading buy selama dapat bertahan di atas 2.510. Support 2.490-2.510 Resisten 2.560-2.600
TPIA: Trading buy selama dapat bertahan di atas 5.925. Support 5.850-5.925 Resisten 6.250-6.375
UNVR: BoW di kisaran 49.250-49.300. Support 49.175-49.300 Resisten 49.875-49.975
SMGR: Trading sell jika 10.525 gagal bertahan. Support 10.425-10.525 Resisten 10.850-11.000
BBTN: BoW di kisaran 3.430-3.460. Support 3.410-3.460 Resisten 3.550-3.580.
(Fakhri Rezy)