JAKARTA - Plafon Gedung Bursa Indonesia (BEI) lantai dasar grand floor (GF) berlubang. Plafon di BEI bolong lantaran adanya aliran air dari pipa yang bocor.
Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan BEI Oskar Herliansyah menjelaskan, kejadian tersebut bermula ketika petugas gedung melakukan maintenance atau perawatan rutin gedung. Kemudian, mereka menemukan ada air yang menetes, sehingga petugas mengharuskan mereka melakukan perbaikan lanjutan sehingga menyebabkan air keluar makin besar.
"Jadi mereka lagi maintenance regular, lalu ada yang yang menetes, kemudian dilakukan perbaikan segala macam, jadi airnya ke bawah sehingga bocor plafonnya," ujarnya saat dikonfirmasi Okezone.
Baca Juga: Calon Direksi BEI yang Baru Harus Mampu Rangkul Investor Milenial
Soal lubang yang menganga lebar, Oscar menegaskan hal tersebut akibat perbaikan lebih lanjut sehingga air mengalir deras dan membuat plafon berlubang. "Bayangin aja seperti keran, jadi waktu dibuka keluar airnya besar, kan harus diganti sambungan," paparnya.
Atas kejadian tersebut, akses ke Tower I terpaksa ditutup selama 15 menit. Akan tetapi saat ini sudah akses dibuka kembali setelah petugas selesai membersihkan sekitar area.
Dia juga mengatakan, proses pembetulan plafon akan dilakukan dalam waktu semalam, sehingga esok hari kondisi atap tersebut sudah bisa kembali seperti semula. Oscar menegaskan tidak ada korban luka-luka dalam kejadian ini. "semalam langsung dikerjain besok pagi udah rapi kembali," tukas dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)