JAKARTA - Gunung Merapi kembali mengalamai erupsi pada hari ini tepatnya pada sekitar pukul 07.43 WIB. Pada letusannya yang titik semburan mencapai 5.500 meter diatas puncak tersebut juga, semaotbterjadi gempa selama 5 menit.
Akibat insiden tersebut, Bandara Adisutjipto Yogyakarta terpaksa ditutup. Dan beberapa penerbangan pun terbaksa harus di batalkan mengingat kondisi yang tidak memungkinkan.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi belum mengetahui secara pasti berapa total kerugian yang dialami oleh Maskapai akibat peristiwa tersebut. Pasalnya, dirinya belum menghitung secara detail berapa jumlah penerbangan dan orang yang batal terbang.
Meski begitu, dirinya memperkirakan total kerugian yang dialami oleh Maskapai penerbangan mencapai ratusan juta Rupiah akibat erupsi. Hal tersebut dilihat dari banyaknya jumlah pesawat yang dibatalkan untuk terbang di Bandara Adisutjipto Yogyakarta.
"Saya belum menghitung berapa jumlah pesawat dan orang. Tapi kalau sampai banyak pesawat jumlahnya banyak ratusan juta juga," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Jumat (11/5/2018).
Oleh karena itu lanjut Budi, pemerintah akhirnya memutuskan untuk kembali membuka aktivitas penerbangan pada bandara tersebut, sehingga diharapakan, kerugian yang dialami oleh Maskapai tidak berlanjut.
"Saya dengar kabar sempat ditutup tapi sudah dibuka," ucapnya.
Tak hanya itu lanjut Budi, dirinya juga menyediakan opsi bagi masyarakat yang ingin berpergian menuju daerah Jawa Tengah. Masyarakat bisa memanfaatkan bandara terdekat dari Yogyakarta seperti Solo dan Semarang.
"Saya fikir kalau di Jateng kita punya opsi kita punya Semarang kita punya Solo. Jadi bisa dilakukan opsi itu yang akan dilakukan," jelasnya.
Menurutnya, evakuasi menuju bandara lain sudah biasa dilakukan dan menjadi opsi yang paling mungkin. Pasalnya, di beberapa negara dunia pun melakukan hal serupa ketika peristiwa alam terjadi.
"Itu biasa terjadi. Secara teori disiapkan. Itu lumrah, bukan hanya di Indonesia aja di luar negeri juga begitu pada kondisi tertentu dialihkan ke bandara yang lain," jelasnya.
<div class="vicon"><iframe width="480" height="340" src="https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNS8xMS8xLzExMjA1OC8wLw==" sandbox="allow-scripts allow-same-origin" layout="responsive"></iframe></div>