JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menilai pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) belum bisa menaikkan nilai ekspor. Padahal, saat Rupiah melemah seharusnya bisa dimanfaatkan untuk mendorong ekspor.
Kepala BPS Kecuk Suhariyanto mengatakan, harusnya pelemahan Rupiah mampu meningkatkan nilai ekspor menjadi lebih kompetitif dan kesempatan bagus. Hanya saja karena struktur ekspor Indonesia masih berbasis komoditas sehingga saat dolar menguat belum bisa dimaksimalkan.
"Struktur ini yang harus kita benahi, karena basis komoditas kenaikan ekspor dipengaruhi permintaan pasar dan nilai. Jadi harus diperbaiki struktur ekspor harus diversifikasi produk, pasar," tuturnya, di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (15/5/2018).
Dia melanjutkan, jika struktur ekspor tidak melulu berbasis bahan mentah, maka ketika Rupiah melemah dan dolar menguat, nilai ekspor Indonesia pasti meningkat.
"Pelemahan Rupiah itu memberikan ekspor kita naik iya, tapi bagaimana menggunakannya," tuturnya.
Baca Juga:
Sri Mulyani Siapkan Insentif demi Genjot Ekspor