Sektor pertambangan dan penggalian tercatat 1,01% dari kuartal I yang -0,07%. Sektor konstruksi tercatat 1,35% dari kuartal sebelumnya -0,52%. Sektor pengangkutan dan konstruksi tercatat 2,05% dari sebelumya 0,53%.
Adapun sektor keuangan, real estate, dan jasa perusahaan tercatat 3,73% turun dari 2,62%. Serta sektor jasa-jasa 1,82% turun jauh dari sebelumnya 1,39%.
Sementara sektor listrik, gas dan air bersih tercatat mengalami penurunan tipis dari 0,26% dari kuartal sebelumnya ke 0,21%.
Dia menjelaskan, kondisini ini juga sejalan dengan peningkatan utilisasi kapasitas perusahaan sebesar 76% menjadi 78,45%.
"Kapasitas yang digunakan meningkat dibandingkan utilisasi kapasitas sebelumnya. Kita lihat di sini, bahwa terjadi peningkatan penggunaan kapasitas, dari kapasitas yang terpasang makin tinggi yang digunakan," ujarnya.