“Target utama pasar kita adalah anak muda yang melek teknologi,” kata juru bicara Emaar yang tak disebutkan namanya.
Menurut Chairman Emaar Properties Mohamed Alabbar, Dubai Square akan menjadi ritel modern dan pusat hiburan. Mal itu juga akan dilengkapi dengan hotel yang memiliki 1.500 kamar dan ribuan unit apartemen.
“Dana pembangunan berasal dari hutang dan separuhnya dari dana yang dimiliki Emaar,” ujar Alabbar dilansir GulfNews.
Alabbar mengungkapkan, mal itu akan dilengkapi dengan jalanan pedestrian, plaza, dan berbentuk seperti kota di dalam ruangan. Mal itu juga tetap memperhatikan bentuk arsitektur Arab.
“Kita menargetkan 75 juta penumpang pesawat yang transit. Kita juga akan menampung lima atau enam juta wisatawan yang akan berbelanja,” katanya.
Untuk itu, Dubai Square akan tersambung dengan kereta metrolink dari bandara ke Stasiun Pusat. Dalam pandangan pakar ritel dari The Unit, Nicolas Rubeiz, revolusi ritel di Dubai bergerak cepat dengan arah yang tepat.