Dia menggambarkan Turki saat ini mengalami 'pengepungan ekonomi'.
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, yang berada di Turki sementara itu menyebut sanksi ekonomi Amerika terhadap Rusia dan Turki 'tidak sah'.
Lavrov menyebut sanksi itu sebagai cara Washington untuk mendapatkan 'keuntungan kompetitif yang tidak jujur dalam perdagangan global'.
Sengketa dagang AS-Turki, yang dipicu oleh penahanan terhadap Andrew Brunson, pendeta AS di Turki, telah menyebabkan anjloknya nilai tukar mata uang Turki, lira.
Sejak Januari 2018, nilai lira terhadap dolar turun sekitar 34% yang menyebabkan kenaikan harga barang kebutuhan sehari-hari di Turki.