Stok Melimpah, Harga CPO Jeblok Terendah Sejak 2016

Koran SINDO, Jurnalis
Selasa 08 Januari 2019 13:21 WIB
Ilustrasi: Foto Antara
Share :

Pakistan memiliki penduduk yang banyak dan minyak sawit merupakan salah satu minyak utama digunakan dalam produk makanan, rumah tangga, dan industri lainnya. “Berdasarkan kondisi tersebut, sangat penting bagi Pemerintah Indonesia memper cepat proses pemberlakuan PTA yang telah di-review bersama dan juga mengakselerasi PTA menjadi FTA (free trade agreement),” katanya.

Menyusul di belakang Pakistan adalah negara-negara Timur Tengah yang juga membukukan kenaikan impor minyak sawit dari Indonesia sebesar 31%. Negara-negara di kawasan Timur Tengah ini mengimpor 157.810 ton dari sebelumnya 120.200 ton.

Sementara itu, India mengikuti dengan kenaikan tipis, yaitu 3% dari 689.170 ton naik menjadi 711.310 ton. Sebaliknya, beberapa negara tujuan utama ekspor minyak sawit Indonesia mengalami penurunan, seperti China turun 20%, negara Uni Eropa (21%), Amerika Serikat (10%), dan Bangladesh (58%). “Penurunan impor dari negara-negara ini disebabkan masih tingginya stok minyak nabati di dalam negeri,” ujar Mukti.

Kabar gembira datang dari pelaksanaan perluasan mandatori biodiesel 20% (B20) pada non-PSO yang terus berjalan baik dan terus menunjuk kan perkembangan positif. Sepanjang November 2018 penyerapan biodiesel di dalam negeri mencapai 607.000 ton atau naik 17% dibandingkan Oktober. Kenaikan penyerapan biodiesel ini karena sudah ada per baikan logistik dari produsen biodiesel ke depot-depot Pertamina. Diharapkan perbaikan logistik ini juga nanti diikuti perbaikan infrastruktur tangki khusus biodiesel di depot-depot Pertamina.

Di sisi produksi, sepanjang November 2018 produksi diprediksi mencapai 4,16 juta ton yang turun sekitar 8% dibanding bulan sebelumnya mencapai 4,51 juta ton. Siklus produksi ini merupakan siklus normal yang mulai melewati musim panen raya. Turunannya produksi dan ekspor serta mulai tingginya penyerapan domestik mengikis stok minyak sawit Indonesia menjadi kira-kira 3,89 juta ton. (Sudarsono)

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya